Yogyakarta — Rangkaian Konferwil XIX IPNU dan XV IPPNU Daerah Istimewa Yogyakarta ditutup dengan penuh semarak melalui agenda Pelajar NU Award dan Culture Night. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus selebrasi atas dedikasi kader pelajar NU di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pelajar NU Award diberikan sebagai penghargaan kepada Pimpinan dan kader terbaik yang dinilai berkontribusi aktif dalam pengembangan organisasi, kepemimpinan pelajar, serta pengabdian sosial di masyarakat. Penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi kader IPNU dan IPPNU untuk terus berkarya dan berkontribusi nyata bagi organisasi dan lingkungan sekitar.
Ketua PW IPNU DIY Masa Khidmat 2022–2025, Didi Manarul Hadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pelajar NU Award merupakan bentuk pengakuan organisasi terhadap kerja-kerja sunyi kader pelajar NU yang selama ini menjadi penggerak di berbagai lini.
“Pelajar NU Award bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi ikhtiar organisasi untuk meneguhkan semangat juang kader agar terus berkhidmat, berinovasi, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PW IPPNU DIY 2022–2025, Fildzah Lina Rohmatina, menegaskan bahwa apresiasi ini menjadi penanda penting bahwa IPNU dan IPPNU menghargai proses, dedikasi, dan konsistensi kader dalam berorganisasi.
“Kami berharap Pelajar NU Award mampu menjadi pemantik semangat bagi pelajar NU, khususnya kader IPPNU, untuk terus tumbuh sebagai pribadi yang berdaya, berkarakter, dan berkontribusi dalam peradaban,” tuturnya.
Selain Pelajar NU Award, Culture Night juga memeriahkan penutupan Konferwil. Nuansa kebersamaan dan kegembiraan semakin terasa dengan penampilan Woro Widowati sebagai bintang tamu yang berhasil menghidupkan suasana malam penutupan.
Penutupan Konferwil ini menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU tidak hanya bergerak dalam ranah struktural dan intelektual, tetapi juga konsisten merawat dimensi budaya sebagai bagian penting dari upaya merajut gagasan dan menggerakkan peradaban.



